PENELITIAN TENTANG AUTIS DARI MASA KE MASA

PENELITIAN TENTANG AUTIS DARI MASA KE MASA

Tahun 1960 penanganan anak dengan autisme secara umum didasarkan pada model psikodinamika, Offering some hope for recovery through experiential manipulations( Rimland, 1964). Namun demikian model psikodinamika dianggap tidak cukup efektif. By the mid-1960s, an increasing number of studies reported that psychodymanic practitioners were unable to deliver on that promise (Lovaas, 1987). Melalui berbagai literatur, dapat disebutkan beberapa ahli yang memiliki perbedaan filosofis, variasi-variasi treatment dan target-target khusus lainnya, seperti:

Rimland (1964): Meneliti karakteristik orang tua yang memiliki anak dengan autis, seperti: pekerja keras, pintar, obsesif, rutin dan detail. Ia juga meneliti penyebab autis yang menurutnya mengarah pada faktor biologis.

Bettelheim (1967): Ide penyebab autisme adalah adanya penolakan dariorang tua. Infantile Autism disebabkan harapan orang tua untuk tidak memiliki anak, karena pada saat itu psychotherapy yang sangat berpengaruh, maka ia menginstitusionalkan 46 anak dengan autistime untuk keluar dari stress berat. Namun tidak dilaporkan secara detail kelanjutan dari hasil pekerjaannya tersebut.

Delacato (1974): Autisme disebabkan oleh ‘Brain injured’. Sebagai seorang Fisioterapi maka Delacato memberikan treatment yang bersifat sensoris. Pengaruh ini kemudian berkembang pada Doman yang dikemudian hari mengembangkan metode Gleen Doman.

Lovaas (1987): Mengaplikasikan teori Skinne dan menerapkan Behavior Modification kepada anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk anak dengan autistis di dalamnya. Ia membuat program-program intervensi bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang dilakukannya di UCLA. Dari hasil program-program Lovaas, anak-anak dengan autis mendapatkan program modifikasi perilaku yang kemudian berkembang secara professional dalam jurnal-jurnal psikologi.

Hingga saat ini terdapat banyak program intervensi perilaku bagi anak dengan autis, setiap program memiliki berbagai variasi dan pengembangan-pengembangan sendiri sesuai dengan penelitian-penelitan dilakukan.

Perkembangan studi mengenai autis kemudian disampaikan oleh Rogers, Sally J., seperti disebutkan di bawah ini:

* 1960s Heavy emphasis on causes of autism, correlates of autism
* 1970s Heavy emphasis on assessment, diagnosis: emerging literature on treatment
* 1980s Heavy emphasis on functional assessment and treatment, school-based services
* 1990s Heavy emphasis on social interventions, assessment, school-based services
* 2000s Litigation, school-based services

Children Autism Clinic Online

Advertisement

About The Children Indonesia

WORKING TOGETHER SUPPORT TO THE HEALTH OF ALL CHILDREN. Advancing of the future children to optimalized physical, mental and social health and well being for fetal, newborn, infant, children, adolescents and young adult
This entry was posted in diagnosis-deteksi dini, penanganan, penyebab and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s